1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
Ready. Board: WebDuino Multi-Pin

Virtual Hardware - Breadboard View

Pin 11
Pin 12
Pin 13
ATMEGA328P-PU
GND 13 12 ~11
WebDuino UNO
ON
TX
RX
Serial Monitor / Log

Mengenal Teknologi Single Board

Panduan Dasar Komputer Mini & Mikrokontroler

⚖️ SBC vs SBM: Apa Bedanya?

Sebelum mengenal jenis-jenisnya, penting untuk meluruskan satu konsep dasar. Terdapat perbedaan mendasar antara Single Board Computer (SBC) dan Single Board Microcontroller (SBM). Keduanya sering disamakan karena bentuk fisiknya, padahal fungsinya sangat berbeda:

  • ✔️
    Single Board Computer (SBC): Sebuah komputer utuh yang dibangun di atas satu papan sirkuit. Ia memiliki mikroprosesor, RAM, penyimpanan, port I/O (HDMI, USB), dan mampu menjalankan Sistem Operasi (Linux/Windows). Contoh: Raspberry Pi.
  • ✔️
    Single Board Microcontroller (SBM): Papan sirkuit yang dirancang untuk menjalankan satu program spesifik berulang-ulang tanpa OS yang kompleks. Sangat handal mengontrol perangkat keras secara real-time. Contoh: Arduino dan ESP32.
Arduino Uno

1. Arduino Uno

Kategori: Microcontroller (SBM)

Papan mikrokontroler berbasis chip ATmega328P. Sangat populer di kalangan pemula karena mudah digunakan untuk belajar elektronika dan pemrograman dasar C++.

Penjelasan Gambar (Mengikuti Panah Merah):

  • Tombol Reset (Kiri Atas): Tombol fisik kecil untuk me-restart program dari awal secara manual.
  • Port USB Tipe B (Kiri Tengah): Digunakan untuk menghubungkan Arduino ke komputer untuk mengunggah program dan memberikan daya 5V.
  • Power Jack (Kiri Bawah): Port untuk memberikan daya eksternal (adaptor/baterai) dengan batas tegangan aman 7V hingga 12V.
  • Pin Power (Bawah Tengah): Deretan pin yang menyediakan tegangan output 5V, 3.3V, dan GND (Ground).
  • Pin Analog In (Kanan Bawah): Pin A0-A5 berfungsi khusus untuk membaca variasi sinyal analog (misal: sensor cahaya atau potensiometer).
  • Mikrokontroler ATmega328P (Tengah): Chip hitam panjang yang menjadi "otak" penyimpan dan pengeksekusi baris kode Anda.
  • Pin Digital I/O (Atas Kanan): Pin 0-13 untuk menerima/mengirim sinyal digital. Pin bersimbol tilde (~) mendukung PWM.
Arduino Nano

Varian: Arduino Nano

Arduino Nano adalah versi miniatur dari Uno. Fungsinya hampir sama persis dan menggunakan chip ATmega328P yang sama, namun dirancang lebih kecil agar muat ditancapkan langsung ke papan breadboard. Nano menggunakan port Mini-USB atau Micro-USB (pada klon modern).

Raspberry Pi

2. Raspberry Pi

Kategori: Komputer (SBC)

Komputer seukuran kartu kredit. Dapat disambungkan ke monitor, keyboard, dan mouse untuk menjadi PC mini. Cocok untuk machine learning atau mini server.

Bagian Utama:

  • SoC (System on Chip): Chip Broadcom berisi CPU (ARM) dan GPU.
  • RAM: Memori terintegrasi (1GB - 8GB) untuk menjalankan Sistem Operasi.
  • Port Input/Output: Terdapat 4x USB dan 1x Port Ethernet (LAN).
  • Port HDMI: Output display ke monitor/TV (mendukung resolusi 4K pada seri terbaru).
  • Pin GPIO: 40 pin untuk interaksi langsung dengan komponen elektronik layaknya Arduino.
  • Slot MicroSD: Pengganti harddisk tempat menyimpan OS (Raspberry Pi OS) dan data.
ESP32 DevKit

3. ESP32

Kategori: Microcontroller IoT (SBM)

Mikrokontroler canggih yang menjadi standar industri untuk proyek Internet of Things (IoT) karena sudah dilengkapi fitur nirkabel bawaan.

Bagian Utama:

  • Modul ESP-WROOM-32: Memiliki prosesor dual-core dan antena PCB untuk memancarkan sinyal Wi-Fi & Bluetooth (BLE).
  • Regulator Tegangan (LDO): Komponen krusial yang menurunkan tegangan USB (5V) menjadi 3.3V (Batas aman tegangan operasi ESP32).
  • Tombol EN & BOOT: Tombol Enable (Reset) dan Boot (mode flashing program).
  • Pin GPIO Lanjutan: Sangat kaya fitur, mendukung sensor sentuh (Touch) dan berbagai protokol komunikasi data (I2C, SPI, UART).